Sebuah bank memiliki pelanggan yang setiap hari diberikan pinjaman sejumlah Rp 86.400,- setiap paginya. Pada malam hari bank akan menghapus sisa uang yang tidak digunakan selama sehari.
Setiap hari kita memiliki bank semacam itu bernama Waktu. Setiap pagi ia memberi anda 86.400 detik dan menghapusnya pada malam hari dan tidak akan memberikan anda sisanya. Ia juga tidak mengurangi atau memberikan waktu tambahan. Setiap hari ada satu rekening baru untuk anda. Anda harus hidup dalam simpanan hari ini.
Jam terus berdetak. Gunakan waktu anda sebaik-baiknya.
Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, tanyakan pada murid yang tinggal kelas.
Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.
Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, tanyakan pada editor majalah mingguan.
Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.
Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.
Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.
Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, tanyakan pada peraih medali olympiade.
Hargailah waktu yang anda miliki karena waktu tidak bisa menunggu.




By aseng on Jul 29, 2008 | Reply
terharu aku membaca tulisan ini, karena ternyata usiaku sudah sangat cukup sekali untuk nikah, 21 tahun men…..
By admin on Jul 29, 2008 | Reply
ahhh masih muda itu, masih lebih banyak waktu untuk berkarya
By Nur kholifah on Okt 9, 2008 | Reply
Aq sangat heran membaca tulisan diatas,dan sangat mengerti betapa pentingnya menghargai waktu
By Light on Jul 4, 2009 | Reply
Artikel di atas baru saja ‘menampar’mukaku..