Aug
31st

Elang dan Kalkun

Files under Cerita Motivasi | Posted by admin

Elang dan Kalkun

Konon di satu saat yang telah lama berlalu, Elang dan Kalkun adalah burung yang menjadi teman yang baik. Dimanapun mereka berada, kedua teman selalu pergi bersama-sama. Tidak aneh bagi manusia untuk melihat Elang dan Kalkun terbang bersebelahan melintasi udara bebas.

Satu hari ketika mereka terbang, Kalkun berbicara pada Elang, “Mari kita turun dan mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Perut saya sudah keroncongan nih!”. Elang membalas, “Kedengarannya ide yang bagus”.

Jadi kedua burung melayang turun ke bumi, melihat beberapa binatang lain sedang makan dan memutuskan bergabung dengan mereka. Mereka mendarat dekat dengan seekor Sapi. Sapi ini tengah sibuk makan jagung,namun sewaktu memperhatikan bahwa ada Elang dan Kalkun sedang berdiri dekat dengannya, Sapi berkata, “Selamat datang, silakan cicipi jagung manis ini”.

Ajakan ini membuat kedua burung ini terkejut. Mereka tidak biasa jika ada binatang lain berbagi soal makanan mereka dengan mudahnya. Elang bertanya, “Mengapa kamu bersedia membagikan jagung milikmu bagi kami?”. Sapi menjawab, “Oh, kami punya banyak makanan disini. Tuan Petani memberikan bagi kami apapun yang kami inginkan”. Dengan undangan itu, Elang dan Kalkun menjadi terkejut dan menelan ludah. Sebelum selesai, Kalkun menanyakan lebih jauh tentang Tuan Petani.

Sapi menjawab, “Yah, dia menumbuhkan sendiri semua makanan kami. Kami sama sekali tidak perlu bekerja untuk makanan”. Kalkun tambah bingung, “Maksud kamu, Tuan Petani itu memberikan padamu semua yang ingin kamu makan?”. Sapi menjawab, “Tepat sekali!. Tidak hanya itu, dia juga memberikan pada kami tempat untuk tinggal.” Elang dan Kalkun menjadi syok berat!. Mereka belum pernah mendengar hal seperti ini. Mereka selalu harus mencari makanan dan bekerja untuk mencari naungan.

Ketika datang waktunya untuk meninggalkan tempat itu, Kalkun dan Elang mulai berdiskusi lagi tentang situasi ini. Kalkun berkata pada Elang, “Mungkin kita harus tinggal di sini. Kita bisa mendapatkan semua makanan yang kita inginkan tanpa perlu bekerja. Dan gudang yang disana cocok dijadikan sarang seperti yang telah pernah bangun. Disamping itu saya telah lelah bila harus selalu bekerja untuk dapat hidup.”

Elang juga goyah dengan pengalaman ini, “Saya tidak tahu tentang semua ini. Kedengarannya terlalu baik untuk diterima. Saya menemukan semua ini sulit untuk dipercaya bahwa ada pihak yang mendapat sesuatu tanpa mbalan. Disamping itu saya lebih suka terbang tinggi dan bebas mengarungi langit luas. Dan bekerja untuk menyediakan makanan dan tempat bernaung tidaklah terlalu buruk. Pada kenyataannya, saya menemukan hal itu sebagai tantangan menarik”.

Akhirnya, Kalkun memikirkan semuanya dan memutuskan untuk menetap dimana ada makanan gratis dan juga naungan. Namun Elang memutuskan bahwa ia amat mencintai kemerdekaannya dibanding menyerahkannya begitu saja. Ia menikmati tantangan rutin yang membuatnya hidup. Jadi setelah mengucapkan selamat berpisah untuk teman lamanya Si Kalkun, Elang menetapkan penerbangan untuk petualangan baru yang ia tidak ketahui bagaimana ke depannya.

Semuanya berjalan baik bagi Si Kalkun. Dia makan semua yang ia inginkan. Dia tidak pernah bekerja. Dia bertumbuh menjadi burung gemuk dan malas. Namun suatu hari dia mendengar istri Tuan Petani menyebutkan bahwa Hari raya Thanks giving akan datang beberapa hari lagi dan alangkah indahnya jika ada hidangan Kalkun panggang untuk makan malam. Mendengar hal itu, Si Kalkun memutuskan sudah waktunya untuk pergi dari pertanian itu dan bergabung kembali dengan teman baiknya, si Elang.

Namun ketika dia berusaha untuk terbang, dia menemukan bahwa ia telah tumbuh terlalu gemuk dan malas. Bukannya dapat terbang, dia justru hanya bisa mengepak-ngepakkan sayapnya. Akhirnya di Hari Thanks giving keluarga Tuan Petani duduk bersama menghadapi panggang daging Kalkun besar yang sedap.

Ketika anda menyerah pada tantangan hidup dalam pencarian keamanan, anda mungkin sedang menyerahkan kemerdekaan anda…Dan Anda akan menyesalinya setelah segalanya berlalu dan tidak ada KESEMPATAN lagi…

Seperti pepatah kuno “selalu ada keju gratis dalam perangkap tikus”.


31 Responses to “Elang dan Kalkun”

  1. By lasman on Jul 7, 2009 | Reply

    Saya pernah baca cerita mengenai Si Elang dan Si Kalkun ttp dalam cerita tersebut, Sielang pergi terbang ketika ia melihat elang lain terbang tinggi. tetapi sya sangt kagum dengn Motivasi ini…salam buat administrasinya ya….

  2. By yogie.a.m on Sep 15, 2009 | Reply

    bagus bgd critanya,,,,
    hdup adlah perjuangn…
    jdi ayo smangat…!!!
    mski trasa berat,,,
    mski hrus brjuang sndri,,,

  3. By Bucek Batara Combat on Oct 1, 2009 | Reply

    Live is freedom, jangan pernah memberikannya kepada siapapun karena apapun….

  4. By khoir on Dec 22, 2009 | Reply

    itu namanya kalkun yang kena power sindrom. kaya mantan pejabat yang hidupnya biasa dilayani bukan melayani.

  5. By daryantos on Jan 16, 2010 | Reply

    its so good
    so i want to give it to my son
    thank you.

  6. By nabila on Feb 23, 2010 | Reply

    woow. itulah qita. kalow qita ingin enaknya, qita diibaratkan si kalkun.

  7. By mayar on Mar 10, 2010 | Reply

    certa yang keren…comfort zone bukanlah ide yang bagus bagi sebagian orang termasuk saya….mmng sngat sulit mnjdai seperti elng,tpi di situlah tntngannya…maju truz…

  8. By EdI oPaNK on Jun 7, 2012 | Reply

    bagus ceritanya.. hidup adalah perjuangan,apa yang kita dapat tidak begitu saja datang semuanya penuh dengan pengorbanan…

  9. By adrian on Jul 7, 2012 | Reply

    terimakasih
    saya telah menemukan sesuatu yang sangat berharga dari cerita ini.
    terima kasih
    saya telah menemukan kembali jati diri saya

    sekali lagi terimakasih

  10. By Adi Pirhadi on Jul 8, 2012 | Reply

    Certanya..luar biasa banget..

  11. By david pinandito on Jul 20, 2012 | Reply

    cerutax menginspirasi bnget,bxak orang yg perlu membaca crita2 kyak gni,,,

  12. By emailbisnismarketing on Aug 14, 2012 | Reply

    jangan selalu tergiur dengan kemudahan hidup, tantangan hidup membuat kita lebih hidup…

    cerita yang bagus

  13. By danie on Aug 14, 2012 | Reply

    nice story….
    sesuai prinsip hidup gue :
    ” hidup adalah perjuangan, cinta adalah pengorbanan ”

    peaceee…

  14. By one disc stra on Aug 19, 2012 | Reply

    sip..,,,
    like it.

  15. By amir sohibul umar on Aug 23, 2012 | Reply

    tak ada salahnya cerita ini dicerna baik-baik namun bukankah kita ini di istimewakan dengan pola pikir kita….

  16. By Jose on Aug 27, 2012 | Reply

    inspiratif, maka begitu pentingnya untuk selalu berjuang dan pantang menyerah, jangan pernah bermalas-malasan krn itulah orang-orang yang merugi

  17. By gde hendra on Sep 8, 2012 | Reply

    thanks, bekal buat saya dan anak saya dalam menghadapi hidup ini

  18. By erin marta lina on Sep 30, 2012 | Reply

    ceritanya bagus

    prnah dibaca typ pagi, di gita fm
    inspirational story dr dale carnegi training indonesia surabaya

  19. By fadlil on Oct 6, 2012 | Reply

    inspirasi cerita yang mnyuruh kita untuk tetap krja keras n jgan mudah putus asa

  20. By obinhut on Oct 10, 2012 | Reply

    kasian sekali dia yang seperto kalkun itu…..

  21. By febri arya budi wicaksono on Oct 11, 2012 | Reply

    like,.like,. pagi pagi baca,. bikin tambah semangat hidup,. thank’s.

  22. By Lora on Oct 17, 2012 | Reply

    Saya Salut dengan pendirian elang. Dimana dia tidak tergoda untuk mengikuti kalkun..

  23. By rbn on Oct 18, 2012 | Reply

    kenapa penyesalan itu harus selalu hadir setelah kita melakukan perbuatan……………..

  24. By Habib on Oct 31, 2012 | Reply

    Jangan pernah TAKUT untuk menghadapi “tantangan hidup”. Disanalah kita merasa berarti dalam hidup.

  25. By vera on Nov 17, 2012 | Reply

    tantangan adalah jalan untuk meraih hari esok. tanpa tntngan hari ini, blm tntu hari esok akan datng.

  26. By prikemansos on Nov 22, 2012 | Reply

    life is advanture

  27. By imam muhtasor on Nov 28, 2012 | Reply

    kalau tau bahwa bekerja itu bernilai ibadah, tentu kalkun akan lebih memilih ikut elang

  28. By Jonatan on Nov 28, 2012 | Reply

    Very good article

  29. By mika on Nov 30, 2012 | Reply

    so sad story .., mkna crtanya sma dgn aq wlw berbeda crta.god help me

  30. By Fathur on Dec 2, 2012 | Reply

    Cerita yang sangat bagus,, sarat penuh makna,,,

  31. By ida bagus on Dec 27, 2012 | Reply

    aq sangat inti dari cerita ini, karena membangun semngat pada diri

Post a Comment